Pupuk Organik Cair dan Varietas Unggul Tahan Kekeringan Perkuat Produktivitas Padi
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Selatan melalui IP2MP Karang Agung terus mendorong inovasi pertanian berkelanjutan dengan mengaplikasikan Liquid Organic Biofertilizer (LOB) pada padi varietas Inpago 13. Sinergi pupuk bio-organik cair dan varietas unggul lahan kering ini menjadi harapan baru dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim.
Inpago 13 merupakan varietas padi gogo yang toleran terhadap kekeringan dan penyakit blas. Untuk mengoptimalkan potensi hasil panen, LOB diaplikasikan pada fase vegetatif hingga generatif guna mendukung pertumbuhan tanaman, meningkatkan penyerapan unsur hara, serta mengoptimalkan pengisian bulir agar lebih bernas.
Keunggulan LOB terletak pada kandungan mikroba bermanfaat yang mampu merangsang pertumbuhan akar, meningkatkan jumlah anakan produktif, memperkuat ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit, serta memperbaiki kesuburan tanah secara berkelanjutan. Dengan demikian, penggunaan pupuk organik hayati ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kesehatan lahan untuk jangka panjang.
Keberhasilan penerapan LOB pada Inpago 13 diharapkan dapat menjadi model yang direplikasi di berbagai wilayah lahan kering dan marginal di Indonesia. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pertanian yang lebih produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan demi terwujudnya swasembada pangan nasional.